KOMPAS.com
– Ingin makan sehat setiap hari? Tak perlu repot hitung komponen
nutrisi dari asupan harian. Cukup atur pola makan harian dengan
pembagian rasio makan sehat.
Rasio tersebut menggunakan ukuran
satu piring yang dibagi menjadi empat bagian. Bagian tersebut terdiri
atas 1/4 porsi piring sumber karbohidrat, 1/4 porsi porsi protein rendah
lemak, lebih dari 1/4 porsi sayuran, dan kurang dari 1/4 porsi buah.
“Menghitung
asupan nutrisi sehari-hari cukup rumit dan sulit dilakukan masyarakat
awam. Masyarakat cukup menuruti rasio makan sehat yang ada, tanpa perlu
repot menghitung,” kata dokter gizi, Johannes Chandrawinata.
Menurutnya,
pembagian porsi makan menjamin kecukupan asupan nutrisi harian.
Karbohidrat dibutuhkan dalam jumlah sekitar 300 gram per hari, yang
dibagi dalam tiga kali makan. Satu gram karbohidrat menghasilkan energi
sebesar empat kalori.
Konsumsi karbohidrat berlebihan akan
diubah menjadi simpanan lemak, yang berisiko menyebabkan berat badan
meningkat. Sumber karbohidrat terdiri atas nasi, mi, atau umbi-umbian.
Untuk
protein, seseorang membutuhkan sekitar 0,8 gram/kgBB/hari. Bila berat
badan mencapai 50 kilogram maka kebutuhan protein setara 50 gram. Asupan
protein berlebih meningkatkan risiko terkena gangguan atau batu ginjal.
Asupan
protein bisa berasal dari hewan (hewani) dan sayuran (nabati). Untuk
asupan protein hewani disarankan mengonsumsi ikan, daging tanpa kulit,
dan putih telur yang rendah lemak, sehingga tidak menyebabkan
peningkatan berat badan. Berikut beberapa contoh kandungan protein dalam
makanan:
* 26 gram protein terkandung dalam 100 gram daging merah
* 24 gram protein terkandung dalam 100 gram ayam
* 19 gram protein terkandung dalam 100 gram ikan
* 14 gram protein terkandung dalam 100 gram tahu
* 8 gram protein terkandung dalam satu gelas atau 200 cc susu
* 6 gram protein terkandung dalam satu butir telur
Sayur
dan buah merupakan sumber antioksidan dengan kandungan vitamin dan
mineral. Anti oksidan berfungsi sebagai pertahanan melawan radikal bebas
yang banyak terdapat di lingkungan, termasuk makanan.
Setiap harinya seseorang harus mengonsumsi 3-5 porsi sayur dan 2-4
porsi buah. Satu porsi buah, setara 100 gram, terdapat dalam satu buah
pisang, sepotong pepaya, sepotong melon, atau 10 buah berukuran kecil
misalnya anggur, kelengkeng, atau duku. Satu porsi sayur setara satu
gelas kecil tanpa kuah atau setara satu mangkuk berukuran sedang, dengan
berat kurang lebih 100 gram.
Selain menjaga porsi makan,
Johannes juga menyarankan masyarakat rajin olahraga dan istirahat yang
cukup. Kecukupan porsi makan, rajin olahraga, dan istirahat cukup akan
menjamin kesehatan tubuh seseorang sehingga tidak mudah terinfeksi
berbagai penyakit.
“Khusus untuk makanan, bijaklah dalam memilih.
Jangan mengonsumsi makanan yang terlalu banyak tambahan kalori seperti
yang digoreng, bersantan, atau pangan olahan seperti
corned
atau sosis. Untuk asupan hewani hindari bagian dengan lemak tinggi
seperti kulit, sayap, kaki, iga, buntut, dan organ dalam,” kata
Johannes.