Kamis, 20 Maret 2014

RENUNGAN: PEMIMPIN YANG MELAYANI

 

  PEMIMPIN YANG MELAYANI

(Kej 37:3-4,43,45-46; Mat 21: 33 – 43, 45 - 46)

 “Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru” (Mat 21: 42)

Ada dua model kepemimpinan yang digambarkan oleh Injil hari ini, yaitu kepemimpinan yang mengacu pada duniawi dan kepemimpinan yang mengacu pada rohani.
Penggarap-penggarap kebun anggur dalam perumpamaan ini menggambarkan kepemimpinan yang orientasinya duniawi, dengan karakteristik menghalalkan segala cara demi keuntungan pribadi, sehingga kalau perlu membunuh orang-pun dihalalkan. Kepemimpinan model ini terjadi disebabkan oleh salahnya pelaksanaan pendidikan dalam keluarga, sekolah, dan lingkungan yang orientasinya pada kecerdasan intelektual yang diarahkan pada mengejar kelulusan ulangan dan ujian. Kecenderungan itu mudah menggoda kehahusan akan sukses lahiriah atau material, seperti karier, jabatan, kekuasaan, dan uang, serta pola berpikirnya cenderung ke arah materialistis, konsumeristis, dan hedonistis.

Dalam Ef.2:20, dikatakan bahwa “umat Allah dibangun di atas para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru”. Dengan demikian, dalam perumpamaan Injil hari ini, “batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru” adalah Yesus Kristus sendiri. Kepemimpinan Yesus mengacu pada rohani, yaitu kepemimpinan yang melayani dan bukan untuk dilayani. (bdk.Mat. 20: 28). Kepemimpinan yang melayani selalu berfokus kepada pihak yang dilayani agar mereka sejahtera dan bahagia, sehingga pelayanannya mendatangkan Kerajaan Allah yang benar, adil, damai, dan suka cita. Kepemimpinan model ini perlu dilatih sedini mungkin dalam pendidikan keluarga, sekolah, dan lingkungan yang orientasinya pada kecerdasan holistik, yaitu ada keseimbangan perkembangan fisik, mental, emosional, dan spiritual seorang pribadi. Pola pendidikannya ke arah berpikir logis, kritis analitis, kreatif, inovatif, bersikap empatik kepada sesama, dan ditajamkan kecerdasan spiritualnya, seperti nilai kejujuran, keadilan, kebajikan, kebersamaan, kesetiakawanan sosial, persahabatan, saling menghargai. Jika hal-hal tersebut dilatihkan, pada saatnya akan muncul pemimpin-pemimpin yang melayani seperti Sang Guru Sejati, yaitu Yesus.

Pertanyaan reflektif:
Pemimpin yang melayani tidak dapat turun dari langit begitu saja. Namun, mereka harus dilatih, dikader sedini mungkin. Upaya-upaya apa saja yang memungkinkan tampilnya pemimpin masyarakat, negara, dan Gereja yang melayani demi kepentingan umum.

Doa:
Allah Bapa yang Mahabaik, masyarakat, negara, dan Gereja Indonesia sangat mendambakan hadirnya tokoh pemimpin yang melayani. Kami mohon agar Engkau berkenan memilih dan membimbing mereka sehingga hadir sosok pemimpin yang teguh dalam niat dan tindakan untuk melayani demi kesejahteraan dan kebahagiaan umat.

Sabtu, 15 Maret 2014

sekilas tentang The Tielman Brothers



The Tielman Brothers adalah sebuah grup musik tertua asal indonesia. Band ini cukup terkenal di Eropa, jauh sebelum The Beatles dan The Rolling Stones. Mereka adalah salah satu perintis rock and roll di Belanda  Mereka adalah anak dari Herman Tielman asal Kupang dan Flora Lorine Hess asal Semarang (beberapa sumber manyebutkan Madiun). Musik mereka beraliran rock n roll, namun orang-orang di Belanda biasa menyebut musik mereka Indorock, sebuah perpaduan antara musik Indonesia dan Barat, dan memiliki akar di Keroncong.
The Tielman Brothers merupakan band Belanda-Indonesia pertama yang berhasil masuk internasional pada 1950-an. Mereka adalah salah satu perintis rock and roll di Belanda. Band ini cukup terkenal di Eropa, jauh sebelum The Beatles dan The Rolling Stones.
Andy Tielman dan seluruh keluarga asalnya dari Timor. Waktu mereka masih kecil nama band mereka The Timor Tielman Brothers. Perjalanan musik The Tielman Brothers dimulai di Surabaya pada tahun 1945, dimana empat kakak beradik laki-laki dan seorang adik perempuannya, Jane, sering tampil membawakan lagu-lagu dan tarian daerah. Kemampuan musik mereka diturunkan dari sang ayah, Herman Tielman, seorang kapten tentara KNIL, yang sering bermain musik bersama teman-temannya dirumahnya di Surabaya.
Berawal dari ketertarikan Ponthon untuk memainkan contrabass yang diikuti saudara-saudaranya yang lain. Reggy mempelajari banjo, Loulou mempelajari drum, dan Andy mempelajari gitar. Penampilan pertama mereka pada acara pesta di rumahnya membuat teman-teman ayahnya kagum dengan membawakan lagu-lagu sulit seperti Tiger Rag dan 12th Street Rag. Sejak saat itu mereka sering tampil di acara-acara pribadi di Surabaya. Tawaran tampil pun berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia.


Paska kemerdekaan Republik Indonesia, mereka kerap diundang oleh Presiden Soekarno untuk tampil di Jakarta. Demi mengembangkan karirnya dalam bermusik, pada tahun 1957 akhirnya mereka memutuskan untuk hijrah ke negeri Belanda.
Dari Belanda mereka mulai melanglang buana ke Brussel, Jerman dan berbagai Negara lain di Eropa. Pada awal tahun 1960 The Tielman Brothers merilis 4 lagu ciptaan mereka sendiri, seperti My Maria, You’re Still The One, Black Eyes, dan Rock Little Baby. Lagu ciptaan mereka ternyata sangat disukai oleh orang Belanda. The Dutch menyebut genre The Tielman Brothers sebagai aliran Indorock mengingat juga para pemainnya adalah orang Indonesia. Salah satu single The Tielman Brothers, “Rock Little Baby of Mine” bahkan tercatat sebagai lagu rock & roll pertama pula di sana.
Ada beberapa fakta yang sangat mengejutkan dari band ini. Jauh sebelum publik rock terpesona dan berdecak kagum dengan permainan gila gitaris Jimi Hendrix pada tahun 1967, salah satu personil TheTielman Brothers, Andy Tielman, sang frontman telah memulai teknik tersebut pada tahun 1956 atau 11 tahun sebelum Jimi Hendrix bereksperimen dengan gitarnya. Gaya Andy dan teknik gitarnya sangat memukau. Gitar yang dipetik menggunakan gigi, kaki, jauh mendahului Jimi Hendrix.



Sayangnya, di tahun 1976 band ini dikabarkan bubar karena boleh dikatakan permainan musik mereka terkesan mandek dan tidak ada perkembangan alias kurang eksploratif. Mereka bermain musik di tataran yang itu-itu saja, dan itulah yang akhirnya membuat publik menjadi bosan. Walaupun begitu, karya mereka sampai sekarang masih sangat digemari di luar negeri, terutama di Belanda.

Perubahan Formasi The Tielman Brothers
The Timor Rhytm Brothers (1945-1957)
Reggy Tielman (banjo,guitar,vocal)- Surabaya, 20 May 1933
Ponthon tielman (double bass,guitar,vocal)- 4 Agustus 1934 – 29 April 2000
Andy Tielman (guitar,vocal)– 30 May 1936
Loulou Tielman (Herman Lawrence)(drum,vocal)– 30 oktober 1938 – 4 Agustus 1994
Jane Tielman (Janette Loraine)(vocal)- 17 Agustus 1940 – 25 juni 1993.

The Four Tielman Brothers-The 4 T’s (1957-1959)
Andy Tielman (lead guitar,vocal)
Reggy Tielman (2nd lead guitar,vocal)
Ponthon Tielman (double bass,vocal)
Loulou Tielman (drums,vocal).

The Tielman Brothers (1960-1963)
Andy Tielman (lead guitar,vocal)
Reggy Tielman (2nd lead guitar,vocal)
Franky Luyten (rhytm guitar,vocal)
Ponthon Tielman (bass guitar,6 string bass,vocal)
Loulou Tielman (drum,vocal)

The Tielman Brothers (1963-1964)
Andy Tielman (lead guitar,vocal)
Alphonse Faverey (lead guitar) ex strngers;to The Four Beat Breakers>The Time Breakers
Reggy Tielman (2nd lead guitar,6 string bass, vocal)
Franky Luyten (rhythm guitar,vocal) to The Four Beat Breakers>The Time Breakers
Ponthon Tielman (bass guitar,6 string bass,vocal)to Tielman Royal;afterwards back to Indonesia
Loulou Tielman (drum,vocal)
Jane Tielman (vocal)

The Tielman Brothers (1964-1969)
Andy Tielman (lead guitar,vocal)
Reggy Tielman (2nd lead guitar,6 string bass,vocal)
Hans Bax (rhythm guitar,vocal)
Robby Latupeirisa (bass,guitar,6 string bass)
Loulou Tielman (drum,vocal)
Jane Tielman (vocal)

Andy Tielman and his Indonesians (1969-1971)
Andy Tielman (lead guitar,vocal)
Reggy Tielman (2nd lead guitar,6 string bass,vocal)
Rob Latupeirisa (bass guitar,6 string bass)
Loulou Tielman (drum,vocal)
Benny Heynen (tenor saxophone,rythm guitar)
Leo Masengi (tenor saxophone,rythm guitar)ex The High Five

Andy Tielman & The Tielman Brothers
Eddy Chatelin (guitar,vocal)
Reggy Tielman (2nd lead guitar,rythm guitar)
Hans Bax (rhythm guitar)
Maurice de la Croix (rhythm guitar)
Leo Masengi (tenor saxophone,rythm guitar)
Rob Latupeirisa (bass guitar)
Benny Heynen (tenor saxophone,trompet,guitar)
Loulou Tielman (drum,vocal).



Biografi Singkat Andy Tielman
 
  Sebagai sebuah band, biasanya gitaris merupakan sosok yang disorot setelah vokalis. Kepiawaian dan gaya atraktif di atas panggung menjadi magnet tersendiri bagi para penggemarnya. Popularitas Gitaris tak jarang sejajar dengan sang vokalis. Begitu pula dengan The Tielman Brothers, sosok Andy Tielman sebagai gitaris juga mampu menyihir para penikmat music pada masa itu. Berikut ini sedikit biografi mengenai Andy tielman
Andy Tielman lahir pada 30 Mei 1936 di Makassar, Sulawesi Selatan. Merupakan anak ketiga dari keluarga Tielman. Permainan gitarnya selama di Tielman Brother begitu atraktif. Dia mampu memainkan gitar dengan gaya-gaya unik seperti dengan jari-jari bahkan dengan gigi sekalipun. Bisa disimpulkan bahwa Andy tielman adalah senior dari Jimi Hendrix, gitaris yang begitu popular.

Pada tahun 2005, Ratu Beatrix dari Belanda sempat menganugerahi Andy Tielman dengan bintang jasa Order of Orange Nassau berkat kontribusinya bagi perkembangan musik populer di sana.
Gitaris The Beatles, George Harrison dalam salah satu wawancara dengan majalah Rolling Stone ketika mengingat karir awal band mereka di Hamburg, Jerman bahkan sempat memuji Andy Tielman sebagai “Andy, the Indo-man” setelah menyaksikan hebatnya atraksi The Tielman Brothers.
Berkat pencapaiannya itulah Andy Tielman kemudian dijuluki oleh media massa di sana sebagai “The Godfather of Indo-rock.”

Di pertengahan tahun 2008 Andy Tielman sempat mudik ke Indonesia dan tampil kembali untuk pertama setelah sekian lama di ajang Jakarta Rock Parade yang digelar di Tennis Indoor dan Outdoor, Senayan.
Andy Tielman dikabarkan wafat dalam usia 75 tahun pada hari Kamis 10-11-2011 di Amsterdam, Belanda waktu setempat. Menurut surat kabar Belanda, De Telegraaf, sebagaimana dirilis Rolling Stone, Minggu (13/11), Andy Tielman menderita sakit kanker perut sejak tahun 2009.


Sumber:
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/entertainmen/2011/11/14/4671/Andy-Tielman-The-Tielman-Brothers-Tutup-Usia

http://hiburan.kompasiana.com/musik/2011/01/11/the-tielman-brothers-story/

http://id.wikipedia.org/wiki/The_Tielman_Brothers

http://terselubung.blogspot.com/2009/12/tielman-brothers-band-asal-indonesia.html




 

Selasa, 11 Maret 2014

Sinopsis Film NON STOP




sutradara Jaume Collet 
produser Joel Silver
Cast: Julianne Moore, Liam Neeson, Scoot McNairy, Michelle Dockery

Pada aksi film trailer Liam Neeson, fonted Non-Stop ceritanya berlangsung selama penerbangan internasional Neeson di Air Mashal. Karakternyaya dimulai dengan penerimaan serangkaian pesan teks dari seseorang yang mengancam akan membunuh penumpang setiap 20 menit hingga uang sejumlah $150 juta ditransfer ke rekening rahasia. Neeson bekerjasama dengan Unknown director/sutradara Jaume Collet-Serra untuk pic yang digambarkan sebagai campuran misteri, actioner dan sebuah thriller Hitchcockian. Selain itu Collet-Serra juga telah mengumpulkan top-notch cor mengejutkan yang mencakup Julianne Moore, Scoot McNairy dan Michelle Dockery.

Film ini juga datang dari smash hit-nya film TAKEN 2, mitra Liam Neeson sekali lagi dengan sutradara Jaume Collet UNKNOWN-Serra dan produser Joel Silver. Kali ini Collet-Serra melangkah lebih jauh untuk memberikan penonton melihat ke dalam film yang sekaligus labyrinthine mystery dengan gambar aksi beroktan tinggi (high-octane action picture) dan sebuah trailer twist-filled Hitchcockian di mana disitu tidak ada yang bisa dipercaya dan semua orang menjadi tersangka. Bill Marks (Liam Neeson) adalah veteran dari Air Marshals service (US federal marshal udara on-board) dan dia memandang tugas bukan sebagai tugas untuk menyelamatkan jiwa tetapi juga sebagai desk job in the sky, dan hari itu akan ada perjalanan penerbangan  rutin.


















Non-Stop Movie Trailer
Tak lama dalam perjalanan transatlantik dari New York ke London Bill Marks (Liam Neeson) menerima serangkaian pesan teks misterius yang memerintahkan dia untuk mentransfer uang kepada pemerintah sebanyak $150 juta ke sebuah rekening (akun rahasia) atau penumpang akan mati dalam waktu 20 menit. Jadi film ini adalah dimainkan pada ketinggian 40.000 kaki dengan melibatkan kehidupan 200 orang penumpang dan tergantung pada keseimbangan...Adegan Film Non-Stop adalah film action yang memberikan kegembiraan dan juga ketegangan penonton.




Trailer: 
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=jiHDJ19A3dk 




Source: http://loveheaven07.blogspot.com
 


Renungan: KARIB DENGAN TUHAN: Berani Bayar Harga

KARIB DENGAN TUHAN: Berani Bayar Harga

~Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 12 Maret 2014~ 

Markus 14:32-42

"Kata Yesus kepada murid-murid-Nya: 'Duduklah di sini, sementara Aku berdoa.'"  Markus 14:32b


Kunci keberhasilan pelayanan Yesus bukanlah karena Dia memanfaatkan keilahianNya sebagai Putera Allah, tetapi karena ia senantiasa membangun persekutuan yang karib dengan Bapa di sorga.  Yesus tidak pernah mengabaikan jam-jam doaNya.  Supaya pekerjaan, studi, pelayanan dan apa pun yang kita kerjakan berhasil, kita harus meneladani Yesus yaitu memiliki hubungan yang karib dengan Tuhan setiap waktu dan meningkatkan jam-jam doa kita.  Ada banyak orang Kristen yang sibuk melayani pekerjaan Tuhan dengan jadwal pelayanan yang begitu padat tapi mereka melupakan saat teduh secara pribadi.  Pulang dari pelayanan sudah larut malam, badan terasa capai dan akhirnya kita tidak punya waktu lagi untuk berdoa.  Lalu kita menganggapnya sebagai hal yang biasa, Tuhan pasti bisa memaklumi, kita pikir yang penting sudah melakukan pelayanan!

     Jangan bangga dengan aktivitas pelayanan kita jika kita sendiri tidak karib dengan Tuhan secara pribadi.  "Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"  (Matius 7:22-23).  Kata tidak mengenal artinya tidak karib.  Alangkah malangnya jika kita tidak dikenal oleh Tuhan, padahal selama ini kita sudah malang-melintang di dunia pelayanan.  Kekariban dengan Tuhan inilah yang akan menjadi jaminan bahwa kita dikenal oleh Tuhan.  Rasul Paulus berkata,  "Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,"  (Filipi 3:8).

     Kekariban dengan Tuhan tidak terjadi secara instan, namun membutuhkan proses yang terus-menerus seumur hidup kita.  Kita tidak bisa langsung karib dengan Tuhan hanya dengan mendengarkan kotbah tentang kekariban yang disampaikan oleh seorang hamba Tuhan di gereja atau membaca buku rohani yang bertemakan kekariban.

Sesibuk apa pun tugas dan pelayanan kita jangan pernah lupakan jam-jam doa!

#airhidup #AirHidup