Ini Pentingnya Membekali Anak dengan Kemampuan Psikososial
Kamis, 20/06/2013 14:01 WIB
Jakarta, Agar anak bisa berinteraksi dan bergaul dalam
lingkungan sosialnya dengan baik, maka perlu dibekali kemampuan
psikososial (life skill). Dengan life skill, mereka diharapkan bisa
mengelola aspek mental dan sosial dengan baik.
"Melalui kemampuan psikososial, anak diharap dapat berpikir kritis, kreatif, bisa menata serta mengembangkan dirinya," kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, Ms.c, Ph.d dalam sambutannya di acara pembukaan seminar 'Aku Keren,Gaul, dan Sehat' yang diadakan di Kantor Kemenkes RI di Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (20/6/2013).
Sekolah dan orang tua, menurut Ali Ghufron, memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan psikososial anak. "Terutama bagi ibu, penting sekali memberi ASI eksklusif selama enam bulan atau jika memungkinkan hingga dua tahun," tutur Ali Ghufron.
"Karena dengan menyusui, ibu bisa memberikan sentuhan jiwa untuk anak dan hal ini memengaruhi perkembangan jiwa anak," sambung Ali Ghufron.
Lantas bagaimana dengan ibu yang bekerja? Ali Ghufron menyatkan ibu harus tetap memberikan perhatian pada anak dan jika ada masalah dalam tumbuh kembang anak, segera konsultasikan ke pelayanan kesehatan.
Seminar 'Aku Keren, Gaul, dan Sehat' juga diselingi dengan acara pengenalan 1.000 hari pertama kehidupan pada anak-anak. Di sini, anak-anak diedukasi tentang apa saja yang harus dilakukan saat-saat masa kehamilan, masa bayi, balita, dan anak sekolah.
"Dengan pengenalan seperti ini nantinya anak-anak bisa lebih concern lagi dengan masalah kesehatan di sekitarnya," ujar Ali Ghufron.
(vit/vit)
sumber:
"Melalui kemampuan psikososial, anak diharap dapat berpikir kritis, kreatif, bisa menata serta mengembangkan dirinya," kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, Ms.c, Ph.d dalam sambutannya di acara pembukaan seminar 'Aku Keren,Gaul, dan Sehat' yang diadakan di Kantor Kemenkes RI di Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (20/6/2013).
Sekolah dan orang tua, menurut Ali Ghufron, memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan psikososial anak. "Terutama bagi ibu, penting sekali memberi ASI eksklusif selama enam bulan atau jika memungkinkan hingga dua tahun," tutur Ali Ghufron.
"Karena dengan menyusui, ibu bisa memberikan sentuhan jiwa untuk anak dan hal ini memengaruhi perkembangan jiwa anak," sambung Ali Ghufron.
Lantas bagaimana dengan ibu yang bekerja? Ali Ghufron menyatkan ibu harus tetap memberikan perhatian pada anak dan jika ada masalah dalam tumbuh kembang anak, segera konsultasikan ke pelayanan kesehatan.
Seminar 'Aku Keren, Gaul, dan Sehat' juga diselingi dengan acara pengenalan 1.000 hari pertama kehidupan pada anak-anak. Di sini, anak-anak diedukasi tentang apa saja yang harus dilakukan saat-saat masa kehamilan, masa bayi, balita, dan anak sekolah.
"Dengan pengenalan seperti ini nantinya anak-anak bisa lebih concern lagi dengan masalah kesehatan di sekitarnya," ujar Ali Ghufron.
(vit/vit)
sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar