Pahlawan Nasional dari Rote Talae, Prof WZ Johannes dan Prof H Johannes
Mungkin banyak di antara kita yang asing dengan nama Pahlawan yang satu
ini, Prof Dr. Wilhelmus Zakaria Johannes, [Lahir di Talae, Pulau Rote,
1895 – Den Haag, Belanda, 4 September 1952); ia adalah orang Indonesia
pertama yang menjadi ahli radiologi. Sebagai dokter Indonesia pertama
yang mempelajari ilmu radiologi di Belanda WZ Johannes juga menjadi ahli
rontgen pertama yang sangat berjasa dalam pengembangan ilmu kedokteran
Indonesia sehingga mendapat gelar Pahlawan Nasional, [wikipedia].
Nama Profesor WZ Johannes diabadikan sebagai nama RSUD Kupang, Nusa Tenggara Timur; nama Kapal Perang RI, KRI Wilhelmus Zakaria Johannes; dan juga Paviliun Johannes di RS Kariadi - Semarang Jateng.
Di samping Prof WZ. Johannes, ada saudara se opa/kakek (ayah mereka
kakak-adik) yaitu Prof. Dr. Ir. Herman Johannes; ia juga seorang
Pahlawan Nasional. Banyak orang mengenal, mengingatnya hanya sebagai
Ahli MIPA dari UGM, Dosen, Gurubesar, dan Rektor UGM, dan Menteri
Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik. Padahal, Prof. Dr. Ir. Herman
Johannes, tentu saja pada waktu itu belum sebagai Profesor, cukup
beperan pada waktu perang dan perjuangan kemerdekaan dan juga juga
Serangan Umum Satu Maret.
Ini ada sepenggal kisah dari para laskar dan tentara dari Sunda Kecil
(Bali, NTB, NTT); menurut tuturan para veteran Serangan Umum 1 Maret, IR
Lobo (Alm), J N Johannes (Alm), H Johannes (Alm); Peter Rohi (tinggal
di Jakarta). Dalam pertempuran Jogja (sebelum 1 Maret 1949, SU 1 Maret,
dan setelah 1 Maret 1949) ada Batalyon Paradja yang didirikan IR Lobo
(beliau juga adalah pendiri Kantor Doane atau sekarang Ditjen Bea Cukai,
Dep/Kem Kuangan RI). Batalyon ini masuk dalam resimen Sunda Kecil yang
dipimpin Ngurah Rai. Para perwiranya adalah Prof. Dr Ir. Herman
Johannes, Frans Seda, Amos Pah, El Tari, Is Tibuludji
Batalion ini memiliki tiga kompi, masing-masing dipimpin Kapten Hendrik
Rade, Kapten J. Moi Hia, dan Letnan Benyamin Lihoe. Dua kompi yang
pertama disebut kompi berani mati. Hal itu dapat dibuktikan dalam
pertempuran di Wates walau kompi ini sudah terjepit, mereka tidak mau
menyerah. Maka gugurlah Kapten Hendrik Rade dan wakilnya Letnan Jermias
Henuhili, dan seorang perwira dari Larantuka, Floress, Letnan
Fernandes. Mereka dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Jogjakarta.
El
Tari (yang kemudin menjadi Gubernur NTT sejak 1968 - 1978) tertembak
pangkal paha dan hanya bisa selamat karena Prajurit Hawoe Dima nekad
masuk di antara desingan peluru untuk menggotong tubuh El Tari keluar
dari medan pertempuran yang sekejap berubah menjadi naraka bagi para
pejuang, [Jappy Pellokila/Opa Jappy, jappypellokila.8m.net/artikel
sejarah].
Itulah mereka, dua pahlawan yang datang desa kecil dan terpencil bernama
Talae di Pulau Rote, sekarang Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten terselatan
di Nusantara. Selain itu, mereka berdua juga kakak-adik se-opa/kakek,
dan dari klan/marga yang sama yaitu Johannes, [diriku juga adalah bagian
dari Keluarga Besar ini dari pihak ibu].
Sampai
saat ini, pada banyak hati, keluarga, sanak, masih mempunyai ingatan
dan kenangan terhadap kedua orang tua ini, terutama tentang Prof Dr
Herman Johannes, yang sering disapa dengan sebutan Oom Man.
Jejak
Prof WZ Johannes dan Prof H Johannes dalam bidang kedokteran dan MIPA,
agak tertular kepada anak-anak mereka, sehingga ada yang menjadi dokter,
ahli bilogi, dan lainnya, walau belum ada yang mencapai jenjang
Gurubesar.
api,
di balik itu, sedikit generasi muda kelahiran Talae - Pulau Rote, NTT
yang ikuti jejak dua tokoh terkemuka dari desa mereka. Pada kunjungan
terakhir ke Talae (Desa/Kelurahan di Selatan Pulau Rote, yang langsung
berhadapan dengan Lautan Hindia, dengan pantai yang bersih serta
gelombang samudera yang sangat indah), beberapa tahun lalu, belum terasa
perubahan yang berarti, bahkan sejarah duo Johannes dari Talae
pun, hanya sedikit yang tahu atau masih ingat. Padahal, nama Talae
Rote, selalu ada dan disebut (secara Nasional dan Internasional) ketika
orang bicara tentang Prof Dr WZ Johannes dan Prof H Johannes.
Hmmmmm ......
SUMBER: KOMPASIANA
#WZJohannes
#HermanJohannes
#RoteTalae
#Rote
#PahlawanNasional
#Pahlawan


hello
BalasHapus